MUDA BERKARYA

Terdaftar sejak 30 Juni 2015

Teater Sado Kuningan Tampil dengan Suguhan Yang Super Keren

 Selasa, 1 Maret 2016 18:14  dibaca 1257

image

-

TeATeR SADO

Kuningan, 29 Februari 2016.

            Teater sado kembali meramaikan seni pertunjukan di kab. Kuningan. setelah pakum sekian lama dari dunia teater, kini teater sado kuningan kembali menghibur dan mengedukasi lewat teater dengan lakon lelaki tua dan ibu sepuh ratu rita karya dan sutradara Aan Sugiantomas. Tak tanggung- tanggung pementasan tersebut berlangsung dari tanggal 29 Februari – 13 maret 2016 yang bertempat di gedung kesenian raksawacana kab. Kuningan. lakon dari pementasan tersebut menceritakan tentang Apalah arti kekuasaan kalau tidak ada yang dikuasai olehnya. Apalah arti brahmana kalau tak ada sudra sebagai pembandingnya. Sikap itulah yang mengendap berpuluh tahun pada penghuni desa selangit yang merasa sebagai keturunan raja- raja jaman lampau. Maka, dengan dalih bahwa penghuni desa tetangganya, desa tanah rekah adalah bekas abdi- abdi raja mereka, konflik selalu diciptakan. Pemicu bisa apa saja , yang penting harus ada beda kasta di anatara dua desa tersebut. Masalah paling tajam ketika desa selangit tak mau memberikan sedikitpun aliran dari mata air yang berlimpah, artinya desa tanah rekah harus tetap kering dan mengabdi sepanjang masa.

            Adalah abah acim salah seorang dari desa Tanah Rekah yang karena masa lalunya yang gagal, diam- diam merencanakan sesuatu. Dia mengangkat anak bernama caca suraca handika yang karena kenistaannya, kemiskinannya, dan ke’sudraan’ desanya berubah nama menjadi cangik. Sampai saat yang dianggap tepat, abah acim yang renta membakar kembali amaraha dan keinginan tanah rekah melalui cangik, yaitu mempunya harga diri, tanah, dan air.

            Tapi apalah jadinya, tiba- tiba saja muncullah masa lalu abah acim. Perempuan ningrat desa selangit yang dulu habis- habisan dicintainya. Perempuan yang juga telah renta itu justru sedang membangun kebrahmanaannya lewat anak tunggalnya rangit dan cucunya yang bernama kempet. Dialah ibu sepuh ratu rita.

            Akankah konflik harga diri, kasta, tanah, dan air, selesai oleh masa lalu yang disebut cinta

“Aku harus membunuh cinta, untuk cinta…”

Demikian perempuan brahmana itu menyelesaikannya.

            Itulah sinopsis dari lakon lelaki tua dan ibu sepuh ratu rita. Untuk itu, ayo menonton secara langsung suguhan seni pertunjukan yang apik dan keren tersebut di Gedung Kesenian Raksawacana Kab. Kuningan 29 Februari- 13 Maret 2016. Lebih dari itu teater sado akan tampil di Taman Ismail Marzuki – Jakarta. Namun untuk waktunya masih dirahasiakan.

JADWAL PEMENTASAN teATeR SADO

LELAKI TUA dan IBU SEPUH RATU RITA

Naskah dan Sutradara Aan Sugiantomas

I Senin- Jum’at, 14.00 WIB I Sabtu, 14.00, 19.30 WIB I Minggu, 10.00, 14.00 WIB I

INFO : 57F2625F


Memuat Komentar...